• Jl. Raya Kendalpayak km 8, Kab. Malang 65101
  • (0341) 801-468
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
501 dilihat       10 Oktober 2024

Pemanfaatan Kompos Brangkasan Kacang Hijau untuk Konservasi Lahan di IP2SIP Muneng

Sebagian besar petak lahan di IP2SIP Muneng telah kehilangan lapisan top soil akibat pembuatan jalan tol, yang menyebabkan kesuburan tanah tidak merata. Salah satu upaya untuk mengembalikan kesuburan tanah adalah dengan menambah unsur organik.

IP2SIP Muneng melakukan aplikasi pupuk kompos yang terbuat dari brangkasan kacang hijau yang difermentasi menggunakan mikroorganisme lokal pada petak lahan yang tingkat kesuburannya rendah. 

Lahan dengan kesuburan kurang ditandai oleh pertumbuhan tanaman yang tidak seragam dan sekitar 30% tanaman jagung mengalami serangan penyakit bulai. Penting untuk dicatat bahwa tanaman jagung yang berada dalam kondisi kurang optimal lebih rentan terhadap penyakit. Diharapkan, dengan pemberian pupuk kompos ini, kesuburan tanah dapat diperbaiki sehingga hasil pertanian berikutnya dapat meningkat.

Selain itu, pupuk kompos juga diaplikasikan pada pertanaman kacang tanah yang menggunakan sistem jarak tanam double row. Beberapa tujuan dari aplikasi ini adalah untuk meningkatkan kandungan bahan organik, mengendalikan pertumbuhan gulma sehingga dapat menghemat biaya penyiangan, serta memudahkan ginofor atau calon polong untuk masuk ke dalam tanah. — R. Laely, Didik S

Prev Next

- BRMP Aneka Kacang


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Citra Positif ASN, BRMP Aneka Kacang Sosialisasikan Kode Etik dan Kode Perilaku
    05 Feb 2026 - By BRMP Aneka Kacang
  • Thumb
    Teknologi Pertanian Modern Dongkrak Produktivitas, Soppeng Capai 10,4 Ton/Ha
    03 Feb 2026 - By Afid
  • Thumb
    Data Teknologi Aneka Kacang yang Valid, dimulai dari Rancangan Percobaan yang Tepat
    01 Feb 2026 - By Afid
  • Thumb
    Targetkan Swasembada Kedelai 2029, Pemerintah Integrasikan Tata Kelola Hulu-Hilir
    28 Jan 2026 - By BRMP Aneka Kacang
  • Thumb
    Peluang Nyata Kedelai Osoya 1 dan 2 Agritan dalam Mendukung MBG
    22 Jan 2026 - By Afid

tags

BSIP Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Muneng Standardisasi

Kontak

(0341) 801-468
(0341) 802-824
[email protected]

Jl. Raya Kendalpayak km 8
Desa Kendalpayak, Kec. Pakisaji
Kab. Malang - Jawa Timur
Indonesia
65101
https://anekakacang.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Aneka Kacang. All Right Reserved